BAB 1 Ilmu Sosial Dasar sebagai MKDU

· ISD
Authors

Nama : Sisca Ellia

NPM  : 16111783

Kelas : 1KA32

1. Jelaskan pengertian masalah sosial ?

Jawab :

Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

2. Berikan contoh masalah sosial !

Jawab :

5 Jenis faktor Masalah sosial, antara lain :

1. Faktor Ekonomi

Setiap tahunnya setelah hari raya Idul Fitri banyak pendatang baru dari daerah – daerah yang mengadu nasib di Jakarta dikarenakan kurangnya lapangan pekerjaan yang menyebabkan banyaknya tingkat kriminal yang terjadi di Jakarta, hal ini menunjukan bahwa tingkat ekonomi masyarakat di daerah sangat kurang.

2. Faktor Budaya

Pada saat ini banyak remaja-remaja yang mulai mengikuti budaya luar dan tidak memperdulikan budaya sendiri, seperti dari cara berpakaian. Remaja saat ini lebih condong kepada budaya luar yang suka mengenakan pakaian minim, yang dianggapnya lebih modern. Juga mereka lebih menyukai dunia malam, seperti pergi ke pub dan diskotik.
3. Faktor Biologis

Penyakit HIV / AIDS Indonesia semakin hari semakin meningkat, Hal ini dikarenakan maraknya hubungan seks bebas yang terjadi di masyarakat khususnya dikalangan remaja.
4. Faktor Psikologis

Sekarang ini marak terjadi di masyarakat khususnya di kalangan mahasiswa yang dicuci otaknya untuk mengikuti kegiatan kegiatan yang berkedok keagamaan yang sebenarnya bertujuan untuk melakukan kegiatan terorisme.

5. Faktor Alam

Sudah hampir 7 tahun korban gempa bumi dan tsunami di aceh banyak yang belum mempunyai tempat tinggal dan masih tinggal di camp camp pengungsian, hal ini harus menjadi perhatian yang lebih bagi pemerintah.

STUDI KASUS :

Pengangguran di Indonesia Capai 8,59 Juta

Rabu, 27 Oktober 2010 13:39 WIB

Ilustrasi Angkatan Kerja Baru (ANTARA/Hasan Sakri Ghozali/ED/pd)

Denpasar (ANTARA News) – Pengangguran di Indonesia kini mencapai 8,59 juta orang atau 7,41 persen dari total angkatan kerja di Nusantara sebanyak 116 juta orang.

“Angkatan kerja tersebut didominasi lulusan sekolah dasar (SD) 57,44 juta orang atau 49,42 persen,” kata Dra Suwito Ardiyanto, SH,MH, widyaswara utama Bidang Penempatan Tenaga kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Denpasar, Rabu.

Seusai tampil sebagai pembicara pada Lokakarya Pengembangan Jejaring Kerja Sama Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan, formasi hasil penempatan tenaga kerja “10:3:2” hingga sekarang masih relevan.

Ia mencontohkan, apabila terdapat sepuluh orang pencari kerja hanya tersedia tiga lowongan pekerjaan dan dari tiga lowongan itu hanya dua yang bisa diisi, sementara satu lagi tidak bisa dipenuhi akibat tidak memiliki keterampilan.

Dari segi persaingan internasional hasil survei “World Economic Forum 2010” menunjukkan Indonesia berada pada peringkat 54 dari 133 negara yang disurvei.

Dibanding dengan negara tetangga seperti Singapura yang menempati peringkat ketiga, Malaysia ke-24, Brunei Darussalam ke-32 dan Thailand ke-36, sehingga kondisi ketenagakerjaan di Indonesia sangat parah.

Salah satu upaya dalam mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja, yakni penempatan tenaga kerja pada jabatan yang tepat. Upaya tersebut dilakukan melalui meningkatkan peranan penyuluhan dan bimbingan jabatan (PBJ).

Suwito Ardiyanto menambahkan, PBJ mempunyai dua tugas pokok yang sangat penting untuk menempatkan pencari kerja dalam jabatan yang tepat serta menemukan tenaga kerja yang cocok dengan kebutuhan pengguna tenaga kerja.

Untuk menempatkan pencari kerja dalam jabatan yang tepat perlu memahami dunia kerja serta pengetahuan atas jenis-jenis pekerjaan atau jabatan beserta syarat-syaratnya.

Selain itu mengenali potensi diori, bakat, minat kemampuan dan kualifikasi yang dimiliki pencari kerja serta mengenali kelemahan yang dimiliki, ujar Suwito Ardiyanto.
(ANT/P003)

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/1288161557/pengangguran-di-indonesia-capai-8-59-juta

OPINI :

Menurut pendapat saya, pengangguran di Indonesia merupakan masalah sosial yang tiada pernah terselesaikan di Indonesia bahkan sebaliknya jumlah pengangguran dari tahun ke tahun semakin bertambah. Dengan adanya hal tersebut, maka sebaiknya pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang besar bagi warga negaranya dengan memberikan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya, pemerintah juga menyediakan suatu tempat khusus yang disertai dengan pembelajaran atau seminar-seminar agar setiap orang bisa menggali keahlian yang dimilikinya. Untuk setiap orang yang mempunyai pendidikan yang tinggi, sebaiknya ia bisa membuka usaha sendiri.  Dengan adanya hal tesebut, maka bisa mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: