ARSITEKTUR CLIENT-SERVER

· Uncategorized
Authors

client-server1

Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server dimana server ini bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi).

Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client (server non-dedicated). Prinsip kerja pada arsitektur ini sangat sederhana, dimana Server akan menunggu permintaan dari Client, memproses dan memberikan hasil kepada Client, sedangkan Client akan mengirimkan permintaan ke Server, menunggu proses dan melihat visualisasi hasil prosesnya.

Dalam sistem terdistribusi, model sistem Cilent-Server adalah bagian dari model sistem terdistribusi yang membagi jaringan berdasarkan pemberi dan penerima jasa layanan dimana server hanya berfungsi sebagai server begitu pula dengan Client hanya berfungsi sebagai Client.

Sistem Client Server ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan jaringan komputer skala luas. Sistem ini menggunakan protokol utamaTransmision Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), sedangkam sistem operasi yang digunakan antara lain Unix, Linux dan Windows NT.

Lingkungan Database Client/Server di Internet

  • Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC
  • Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri
  • Berbagi hardware atau software

KOMPONEN CLIENT-SERVER

Dalam menjalankan sebuah arsitektur client-server, maka dibutuhkan beberapa komponen agar arsitektur tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Komponen tersebut diantaranya :

  1. User
    Disini user adalah sebagai end-user yang mengakses client untuk mendapatkan layanan. Dapat dikatakan juga bahwa sebuah user atau end-user adalah ketika melakukan proses akhir menggunakan sitem client-server ini, misalnya seorang manager perusahaan.
  1. Client
    Client dapat berupa sebuah pemproses yang banyak dilakukan di sebuah server dimana bagian-bagian dalam lingkup pekerjaannya ditentukan oleh program komputer. Salah satu hal yang terpenting dalam sistem client-server adalah User Interface (UI), yang digunakan user untuk berkomunikasi.
  1. Network dan Transmisi.
    Server dan client dapat terkoneksi dengan sebuah media transmisi yang dapat berupa kabel, wireless, atau fiber. Dengan media ini memungkinkan sebuah perusahaan untuk melakukan enterprice network yang lebih besar dalam sebuah departemen. Arsitektur yang digunakan dapat berupa OSI atau yang sekarang banyak digunakan yaitu TCP/IP.
  1. Servers.
    Sebagai server, server haruslah memiliki kemampuan untuk mengontrol software, menjalankan program aplikasi, dan mengakses database dengan mudah dan cepat. Sebuah server harus mendukung spesifikasi yang mendukung resource sharing seperti Network Server Operating System, Multiple User Interface, GUI (Graphic User Interface), dialog oriented antara client-server language seperti SQL dan database arsitektur.

sumber :

http://slametridwan.wordpress.com/arsitektur-client-server/

http://nazzirulfatta58.blogspot.com/2014/05/v-behaviorurldefaultvmlo.html

https://cybercoolcs.wordpress.com/2011/02/10/rangkaian-komputer-computer-network/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: